Home / Sirah / Mengapa Syiah terlalu mempersoalkan keberadaan makam Sayidah Fatimah?

Mengapa Syiah terlalu mempersoalkan keberadaan makam Sayidah Fatimah?

“Mengapa Syiah saya lihat terlalu mempersoalkan keberadaan makam Sayidah Fatimah yang katanya tidak diketahui letaknya. Apa pentingnya? bukankah cukup dengan mengetahui keutamaan putri Nabi tersebut untuk diteladani tanpa perlu mempersoalkan yang tidak prinsipil?.”

“Mana yang lebih mulia dan lebih utama, ibu-ibu kita, putri-putri kita, atau Sayidah Fatimah?”

“Jelas Sayidah Fatimah.”

“Kalau menziarahi makam ibu-ibu kita, kita yakini mengandung keutamaan, maka menziarahi makam Sayidah Fatimah jelas keutamaannya lebih besar. Lantas apakah tidak terpetik hati kita untuk mempersoalkan, mengapa letak makam Sayidah Fatimah tidak diketahui secara pasti? Kalau kita meyakini, orang-orang terdahulu lebih besar kecintaannya kepada Ahlulbait, terutama kepada belahan hati Rasulullah saw, mengapa mereka mewariskan kepada kita ketidak jelasan mengenai makam putri Nabi?”

“Mmmm…..”

“Yang jadi pertanyaan krusial lainnya. Mengapa Sayidah Fatimah sa tidak dimakamkan di sisi makam ayahnya? sementara beliaulah keluarga dekat Rasul yang paling pertama menyusul kematian Rasulullah saw. Apakah Sayidah Fatimah sa tidak menghendaki dimakamkan di sisi ayah yang begitu sangat dicintainya?.

Kalau dikatakan, tempat Nabi dimakamkan aslinya adalah rumah, dan bukan pemakaman, mengapa khalifah Abu Bakar dan khalifah Umar bisa dimakamkan di sisi Rasulullah saw, yang wafatnya bertahun-tahun setelah wafatnya Rasulullah?.

Ketika sang cucu Imam Hasan as mewasiatkan untuk dimakamkan disisi makam kakeknya. Mengapa terjadi penolakan dan akhirnya dimakamkan di Baqi?.

Apa yang terjadi dimasa itu?.

Mungkin bagi sebagian orang mempersoalkan letak makam bukan sesuatu yang prinsip, yang prinsip adalah meneladani tokoh-tokoh besar Islam tersebut.

Namun bagi pecinta Ahlulbait, yang memang benar cintanya, rasa penasaran itu harus dituntaskan. Ini adalah misteri, sebab ini kejadian yang tidak biasa, karenanya harus diungkap. Karena itulah, pecinta Ahlulbait adalah kelompok yang paling keras menguliti dan paling getol mengulas sejarah. Walaupun sampai harus berhadapan dengan permusuhan dan kebencian sepanjang sejarah.”

 

Ismail Amin

Check Also

Manipulasi Sejarah Berkenaan dengan Usia Sayidah Khadijah Ketika Menikah dengan Nabi SAW (1)

Yang kita dapati dalam kitab Shahih Bukhari misalnya, Aisyah meriwayatkan lebih dari 2000 hadits dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *