Home / Kisah / Karena Internet dan Media Sosial, Aku Memeluk Islam

Karena Internet dan Media Sosial, Aku Memeluk Islam

Nicky Horman adalah seorang gadis Belanda yang memiliki rasa ingin tahu tinggi. Kebencian barat terhadap Islam, Iran dan Syiah menjadikan dirinya lapar terhadap informasi. Jiwanya terbakar dan berontak mencari hakikat kebenaran yang mampu memberikannya ketenangan.

Akhirnya ia mempelajari Islam, Iran dan Syiah lewat internet dan media sosial dan pada tahun 2007 secara resmi memeluk Islam-Syiah.

Setelah menjadi Islam, Nicky mengubah namanya menjadi Fatimah dan menikah dengan seorang ulama Iran, Hujjatul Islam Hamid Muqaddam untuk menjadi Imam dan pemimpin ideal dirinya dalam mengarungi rumah tangga yang islami.

Nicky berkisah, “ Ketika barat memusuhi Iran sedemikian rupa, saya menjadi penasaran terhadap Iran dan ketika mayoritas orang Iran pemeluk agama Islam-Syiah, saya mulai mempelajari Islam-Syiah melalui internet dan media sosial. Itu semua dikarenakan minimnya pengetahuan orang Belanda terhadap Islam-Syiah.”

Suami Nicky, Hujatul Islam Hamid Muqadam bercerita,

“ Penduduk Belanda mayoritas menggunakan media sosial Facebook. Istriku Fatimah (Nicky) sangat semangat mencari hakikat mazhab Ahlul-Bayt as dan ikut bergabung dalam grup-grup kesyiahan. Dalam diskusinya mengenai mazhab Ahlul-Bayt as, ia berkenalan dengan adik perempuanku dan melakukan diskusi rutin sehingga ia memutuskan untuk datang ke Iran. Ketika di Iran, saudariku memperkenalkannya kepadaku dan akhirnya kami menikah dalam naungan cinta Ahlul-Bayt as.”

Internet dan media sosial begitu dahsyatnya sehingga mampu memberikan hidayah atau kesesatan bagi penggunanya. Mampu merubah opini masyarakat, baik positif, maupun negatif. Sebuah media yang menghilangkan batas-batas teritorial, namun mampu menembus akal pikiran manusia, dimanapun, kapanpun dan kepada siapapun.

Inilah filosofis perkataan Rahbar, Sayid Imam Ali Khamenei mengenai dahsyatnya dunia maya dan media sosial,

“Internet, dunia maya dan media sosial adalah media yang mana kalian mampu menyampaikan kata-kata kebenaran kepada ribuan pendengar atau pembaca yang tidak pernah kalian kenal! Jangan lewatkan kesempatan ini! Karena jika kesempatan ini terbuang, kelak Allah swt akan mempertanyakannya kepada saya dan kalian pada hari kiamat kelak.”

Ya, kesempatan emas ini digunakan musuh-musuh Islam dan Ahlul-Bayt as secara maksimal untuk memadamkan cahaya ilahi siang dan malam tanpa lelah. Membuat Cyborg Army untuk menghancurkan website-website yang berpotensi menyadarkan dan mencerahkan masyarakat. Berbondong-bondong melaporkan media sosial yang menyebarkan Islam rahmatan lil alamin untuk berhenti beroprasi sehingga ditutup pihak Facebook, Youtube dan Instagram.

Berapa kali media streaming Maula TV dijatuhkan buzzer-buzzer intoleran yang tidak menyukai persatuan sunni-syiah, dan tidak menyukai pembongkaran kebobrokan klan Saudi, ISIS, Israel, Inggris dan Amerika?!

Inilah gerakan agung. Sebuah gerakan yang mana satu orang terhidayahi seperti Nicky Horman, dimata Allah swt, seperti telah memberikan hidayah kepada seluruh manusia.

 

Abu Syirin Al-Hasan

Photo Nicky Horman ketika diwawancarai stasion TV Iran, Ofogh.

Check Also

Kisah Ashabul Kahfi dan Sains

Dalam masalah tidur panjang para pemuda kota Afsus (Ashabul Kahfi) yang berlangsung dalam waktu yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *