Home / Taqrib / Bukti Nyata Sunni dan Syiah Satu Jiwa di Lebanon

Bukti Nyata Sunni dan Syiah Satu Jiwa di Lebanon

Selama ini, media-media takfiri Indonesia jungkir balik membangun opini, menyebarkan propaganda, termasuk melakukan penyesatan informasi, bahwa Sunni-Syiah bermusuhan. Bahwa Syiah adalah musuh Islam. Bahwa Syiah halal darahnya ditumpahkan.

Namun kenyataannya berkata lain.

Syahidnya Mohammad Khoder al-Kabash, putera dari ulama Sunni Lebanon Sheikh Khoder al-Kabash, merupakan tamparan telak. Pasalnya, Mohammad adalah salah satu pejuang yang turut bergabung dan bertempur bersama Hizbullah, kelompok perlawanan Lebanon.

Website Southlebanon.org mempublikasikan pemakaman martir Hizbullah yang telah bertempur melawan kelompok teroris takfiri di Suriah.

“Dengan segenap kebanggaan dan penghormatan, kelompok perlawanan Islam Hizbullah dan kota Sidon menyatakan syahidnya seorang pejuang dan pemimpin, syuhada dan mujahid Mohammad Khoder al-Kabash, putera dari Sheikh Khoder al-Kabash,” tulis media tersebut, 2 April 2016.

Media juga mengungkapkan “nama perang” yang digunakan oleh Mohammad, yaitu “Zulfiqar”, yang merujuk dari nama pedang Ali bin Abi Thalib yang sangat terkenal.

Sheikh Khoder sendiri merupakan ulama Sunni yang sangat disegani di Lebanon. Ia menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah Suriah. Sejak tahun 1997, ia konsisten mendukung kelompok perlawanan Hizbullah dan merekrut anggota non-Syiah untuk bergabung bersama Hizbullah.

Ia menerima ucapan belasungkawa dari segenap tokoh, diantaranya Sheikh Afif Naboulsi, seorang ulama Syiah Lebanon.

“Syahidnya putera Anda membuktikan bahwa Sunni dan Syiah adalah satu jiwa dalam perang melawan teroris takfiri,” ujar Sheikh Afif.

Peristiwa yang bersejarah ini tak luput dari pengamatan Voa-islam.com, salah satu situs takfiri pendukung teroris seperti ISIS dan Al Qaeda. Karena dukungannya kepada Hizbullah, meskipun ia adalah seorang Sunni, Voa-islam.com menyebut kemartiran Mohammad dengan narasi “mati” dan bukan “syahid”. Meski begitu, tetap terimakasih, Voa-islam.com. Karena Anda sendiri telah menorehkan bukti tak terbantah, bahwa Sunni dan Syiah bersatu melawan terorisme. (LI)

Check Also

Sholawat Untuk Nabi dan Sahabatnya

Di hari Asyura ini saya tidak memberikan jenang suro atau bubur Asyura. Saya akan memberikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *